Panduan Penggunaan & Dokumentasi
Panduan lengkap untuk mengintegrasikan berbagai akun cloud storage Anda, mengelola transfer streaming antar-cloud berkecepatan tinggi tanpa membebani disk server, menjadwalkan sinkronisasi otomatis, serta memahami proteksi privasi dan enkripsi data.
1. Menghubungkan Storage
Koneksikan Google Drive OAuth2, Telegram bot virtual storage, AWS S3/MinIO, dan SFTP/FTP server.
2. Zero-Disk Streaming
Pemindahan file multi-gigabyte antar cloud langsung di RAM via Go stream tanpa menulis file sementara ke disk.
3. Sinkronisasi Otomatis
Jadwal backup mirror berkala menggunakan format cron standar untuk menjaga sinkronisasi data antar storage.
4. Keamanan & Privasi
Enkripsi envelope AES-256-GCM, zero-knowledge storage, dan isolasi privasi total dari Super Admin.
Panduan Setup & Koneksi Cloud Storage
Langkah demi langkah menghubungkan berbagai penyedia cloud storage ke Multi Storage dengan aman.
Google Drive (Integrasi Resmi OAuth 2.0)
Hubungkan akun Google Drive Anda menggunakan OAuth 2.0 Client ID & Refresh Token langsung dari Google Cloud Console.
Tautan Langsung Google Cloud Console:
https://developers.google.com/oauthplaygroundhttps://www.googleapis.com/auth/driveLangkah-Langkah Konfigurasi Lengkap:
Buka Google Cloud Console, klik pemilih proyek di header atas, lalu klik New Project (atau buka console.cloud.google.com/projectcreate). Beri nama misalnya Multi Storage lalu klik Create.
Buka Library Google Drive API dan pastikan proyek yang baru dibuat sedang aktif. Klik tombol biru Enable.
Buka menu OAuth consent screen, pilih User Type External lalu klik Create. Masukkan App name (Multi Storage) dan email support Anda. Di bagian Scopes, tambahkan scope https://www.googleapis.com/auth/drive.
⚠️ Mencegah Error 403 (Akses Diblokir): Di bagian Test users, klik + ADD USERS dan masukkan alamat email Google Anda. Tanpa langkah ini, Google akan memblokir otorisasi karena aplikasi berstatus Testing.
Masuk ke menu Credentials, klik + Create Credentials > OAuth client ID. Pilih tipe Web application. Di kolom Authorized redirect URIs, klik Add URI dan masukkan: https://developers.google.com/oauthplayground (tanpa spasi dan tanpa tanda / di akhir). Klik Create, lalu salin Client ID dan Client Secret yang muncul.
Buka Google OAuth Playground:
- Klik ikon Gear ⚙️ (Settings) di sudut kanan atas, centang kotak "Use your own OAuth credentials", lalu tempelkan Client ID dan Client Secret Anda.
- Di panel kiri (Step 1), cari kolom "Input your own scopes", ketik
https://www.googleapis.com/auth/drive, lalu klik Authorize APIs. - Pilih akun Google Anda. Jika muncul peringatan Google hasn't verified this app, klik Advanced > Go to Multi Storage (unsafe) lalu klik Continue.
- Di Step 2, klik tombol biru "Exchange authorization code for tokens".
- Salin teks pada baris
"refresh_token": "..."dari respon JSON.
Buka Dashboard Multi Storage > Connections > Add Connection > Google Drive. Masukkan Client ID, Client Secret, dan Refresh Token yang Anda peroleh, lalu klik Create Connection. Multi Storage siap digunakan untuk transfer streaming dan backup file!
Telegram Virtual Storage (Unlimited Cloud)
Gunakan channel Telegram privat Anda sebagai penyimpanan data tanpa batas kapasitas.
- Buka @BotFather di Telegram, buat bot baru dengan command
/newbot, lalu simpan Bot Token Anda. - Buat Private Channel baru di Telegram, buka channel info > Administrators, lalu jadikan bot Anda sebagai Administrator dengan izin post messages.
- Dapatkan Channel ID (angka minus diawali
-100...) dari URL Telegram Web atau meneruskan pesan ke bot pembantu seperti@userinfobot. - Masukkan Bot Token dan Channel ID di form Multi Storage Connection.
Amazon S3 & S3-Compatible (MinIO, Wasabi, Cloudflare R2)
Hubungkan bucket object storage berstandar S3 menggunakan API Key kredensial IAM Anda.
Langkah-Langkah Setup S3 / MinIO:
- Buat atau siapkan Bucket di konsol AWS S3 atau server MinIO Anda.
- Dapatkan Access Key ID dan Secret Access Key dari IAM User dengan kebijakan minimal (
GetObject,PutObject,ListBucket,DeleteObject). - Pilih region bucket Anda (misal
ap-southeast-1untuk AWS S3 Singapura). Untuk MinIO lokal/privat, Anda dapat mengisinya denganus-east-1. - Jika menggunakan provider non-AWS (seperti MinIO, Wasabi, atau Cloudflare R2), isi kolom Custom Endpoint URL dengan alamat server S3 Anda.
- Klik Create Connection untuk menguji koneksi dan mulai mengelola file bucket.
SFTP & FTP Remote Server
Koneksikan server Linux / VPS, NAS, hosting cPanel, atau remote server Anda melalui jalur SSH terenkripsi.
Langkah-Langkah Setup SFTP / FTP:
- Pilih protokol SFTP (SSH File Transfer Protocol - Port 22) untuk keamanan maksimal, atau FTP (Port 21) jika server lama Anda hanya mendukung FTP standar.
- Masukkan Host (IP address atau domain server, misal
vps.yourdomain.com) dan nomor port yang sesuai. - Masukkan Username dan Password akun server Anda, atau tempelkan SSH Private Key jika server menggunakan otentikasi kunci kriptografi.
- Tentukan Root Directory (misalnya
/home/user/storageatau/var/www/uploads) sebagai direktori awal penyimpanan file. - Klik Create Connection. Multi Storage akan melakukan handshake aman untuk memverifikasi direktori server Anda.
Fitur Transfer Antar Cloud: Zero-Disk Streaming
Transfer file multi-gigabyte antar cloud langsung di memori RAM tanpa menulis file sementara ke harddisk server.
Cara Memulai Transfer File Antar Cloud:
- Buka menu Files di Dashboard Multi Storage Anda.
- Pilih storage sumber dari dropdown atau folder browser.
- Pilih file atau folder yang ingin Anda pindahkan, lalu klik tombol "Transfer Antar Cloud".
- Tentukan Storage Tujuan (misal dari Google Drive ke Telegram Storage atau AWS S3) serta folder targetnya.
- Klik "Mulai Transfer". Sistem akan langsung mengalirkan data tanpa Anda perlu mengunduh file ke komputer Anda terlebih dahulu.
- Pantau kecepatan transfer (MB/s), waktu estimasi (ETA), dan status progress bar secara real-time.
Keuntungan Arsitektur Zero-Disk:
- Hemat Kuota & Memori Komputer: File tidak pernah diunduh ke laptop atau ponsel Anda; transfer terjadi langsung antar server cloud.
- Kecepatan Maksimal: Menggunakan Go
io.Pipedengan buffer in-memory 64 KB yang langsung menyalurkan chunk data saat dibaca. - 100% Bersih & Terjaga: Tidak ada file sementara yang tersisa di storage lokal server kami setelah transfer selesai.
Penjadwalan Sinkronisasi Otomatis (Scheduled Mirror Sync)
Atur backup otomatis berkala antar penyedia cloud storage menggunakan jadwal ekspresi cron standar.
Fitur Scheduled Sync memungkinkan Anda mencadangkan folder penting secara otomatis dari satu cloud storage ke cloud storage lain. Sistem akan memeriksa perubahan file dan menyalin file baru atau terbarukan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Format Sintaks Cron (5 Bagian):
# ┌───────────── menit (0 - 59)
# │ ┌────────────── jam (0 - 23)
# │ │ ┌─────────────── hari dalam bulan (1 - 31)
# │ │ │ ┌──────────────── bulan (1 - 12)
# │ │ │ │ ┌───────────────── hari dalam minggu (0 - 6, Minggu = 0)
# │ │ │ │ │
* * * * *
0 2 * * *Dijalankan setiap hari pukul 02:00 dini hari saat beban server rendah.
0 0 * * 0Dijalankan setiap hari Minggu pukul 00:00 untuk arsip mingguan.
0 */6 * * *Dijalankan setiap interval 6 jam untuk update dokumen aktif.
Arsitektur Keamanan & Privasi Data
Standar enkripsi data tingkat industri untuk melindungi seluruh kredensial dan file Anda.
Envelope Encryption AES-256-GCM
Semua token otentikasi (Google OAuth refresh token, Telegram bot token, AWS Secret Keys, password SFTP) dienkripsi menggunakan algoritma AES-256-GCM dengan Master Key yang terisolasi.
Zero-Storage Footprint
Multi Storage tidak pernah menyimpan file pengguna di servernya sendiri. Seluruh transfer dialirkan langsung melalui buffer memori RAM murni dan langsung dibuang begitu transfer selesai.
Isolasi Privasi Super Admin
Super Admin platform hanya memantau metrik kuota bandwidth agregat dan kesehatan infrastruktur server. Super Admin secara sistemik tidak dapat membaca nama file, struktur folder, atau isi data privat pengguna.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apakah Multi Storage menyimpan salinan file saya?
Tidak sama sekali. Multi Storage beroperasi sebagai jembatan *streaming* langsung. File dialirkan antar cloud provider secara langsung di memori RAM tanpa pernah disimpan sebagai file temporer pada harddisk server kami.
Apakah ada batasan ukuran file saat transfer antar cloud?
Batasan ukuran file bergantung pada limitasi provider masing-masing (misal Telegram mendukung file hingga 2 GB per file untuk akun bot standar). Multi Storage sendiri mendukung streaming file multi-gigabyte tanpa batas memori.
Apa yang terjadi jika koneksi internet terputus saat transfer berlangsung?
Transfer dikelola oleh antrean background worker Asynq. Jika terjadi kegagalan jaringan sementara, sistem akan secara otomatis mencoba kembali (retry) beberapa kali sebelum menandai job dengan status gagal.
Bagaimana jika saya ingin menghapus koneksi cloud storage saya?
Anda dapat memutus koneksi storage kapan saja melalui menu Connections di Dashboard. Begitu koneksi dihapus, seluruh token enkripsi yang tersimpan akan langsung dimusnahkan secara permanen dari database.
Butuh bantuan lebih lanjut atau pertanyaan teknis?
Tim Multi Storage siap membantu Anda mengonfigurasi koneksi cloud storage dan integrasi kustom.
Siap Menyatukan Seluruh Cloud Storage Anda?
Daftar sekarang dan nikmati kemudahan transfer file multi-cloud tanpa memakan kuota disk lokal.